RSS

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN MANUFAKTUR

08 Nov

           A. AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Perusahaan manufaktur menjual produk yang dihasilkannya untuk memperoleh keuntungan. Terjadinya penghasilan mengakibatkan perubahan pada susunan aktiva, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Pencatatan dan pengikhtisaran transaksi terjadinya penghasilan dan transaksi lainnya yang mengakibatkan perubahan aktiva, kewajiban dan ekuitas perusahaan, merupakan bidang Akuntansi Keuangan (Financial Accounting).

          B. KELENGKAPAN YANG DIGUNAKAN
1. Dokumen Transaksi, terdiri dari :
a.Faktur Pembelian ;
b.Bukti permintaan dan Pengeluaran Barang Gudang ;
c.Daftar gaji dan upah ;
d.Laporan produk selesai ;
e.Faktur Penjualan ;
f.Bukti pengeluaran kas ;
g.Bukti penerimaan kas ;
2. Buku-buku yang digunakan, terdiri dari :
a.Jurnal pembelian ;
b.Jurnal pemakaian bahan baku dan bahan pembantu ;
c.Kartu hadir, kartu jam kerja, daftar gaji dan upah ;
d.Jurnal penjualan ;
e.Jurnal pengeluaran kas ;
f.Buku besar ;
g.Kartu sediaan, kartu hutang dan kartu piutang ;
3. Akun-akun buku besar yang digunakan,terdiri dari :
a.Akun Sediaan bahan baku ;
b.Akun Gaji dan upah ;
c.Akun Biaya Overhead Pabrik (BOP) ;
d.Akun Barang Dalam Proses (BDP) ;
e.Akun Sediaan produk jadi ;
f.Akun Sediaan barang dalam proses ;
g.Akun Harga pokok penjualan ;

         C. PENGERTIAN DAN PENGGOLONGAN BIAYA
1. Pengertian Biaya
Dalam arti sempit, biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diperlukan untuk memperoleh barang atau jasa yang secara langsung berhubungan dengan usaha memperoleh penghasilan.
2. Penggolongan Biaya Dalam Perusahaan Manufaktur, terdiri dari :
a. Penggolongan biaya berdasarkan fungsi-fungsi pokok dalam perusahaan
a)Biaya Produksi
b)Biaya Pemasaran
c)Biaya Administrasi dan Umum
b. Penggolongan biaya berdasarkan hubungannya dengan sesuatu yang dibiayai
Biaya Produksi Langsung adalah biaya produksi yang dapat secara langsung diperhitungkan sebagai harga pokok produk, Biaya produksi langsung terdiri atas :
1)Biaya Bahan Langsung yaitu semua bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dari produk. Contoh dari biaya bahan langsung adalah papan kayu yang dipakai untuk membuat
2)Biaya Tenaga Kerja Langsung yaitu upah karyawan yang secara fisik berhubungan langsung dengan pembuatan produk. Contohnya adalah upah tukang dalam pembuatan meja.
Biaya Produksi Tidak Langsung atau Biaya Overhead Pabrik (BOP) adalah biaya-biaya yang diperlukan dalam pembuatan produk selain biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya produksi tidak langsung terdiri atas :
1) Bahan penolong, yaitu bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan produk yang penggunaannya relative kecil atau terlalu sulit untuk diperlakukan sebagai bahan langsung.
2) Tenaga kerja tidak langsung, yaitu gaji dan upah tenaga kerja yang secara fisik tidak langsung berhubungan dengan pembuatan produk. Misalnya gaji pengawas bagian produksi, gaji manager produksi, gaji penjaga pabrik.
3) Biaya produksi tidak langsung lainnya misalnya biaya penerangan pabrik, biaya pembangkit tenaga.
c. Penggolongan biaya berdasarkan hubungannya dengan volume kegiatan
1)Biaya Tetap/Konstan yaitu biaya yang sampai tingkat kegiatan tertentu jumlahnya tetap, tidak dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan. Misalnya biaya penyusutan aktiva tetap, pajak bumi dan bangunan, biaya sewa dan asuransi, dll.
2)Biaya Variabel yaitu biaya yang jumlahnya berubah sebanding (proporsional) dengan perubahan volume kegiatan. Misalnya biaya bahan langsung, biaya tenaga kerja langsung, biaya bahan bakar, dll.
3)Biaya semi variabel yaitu biaya-biaya yang mempunyai unsur-unsur tetap dan variabel, maka biaya ini sering disebut Biaya Campuran (Mixed Cost). Misalnya biaya pengawasan, biaya pemeriksaan, jasa bagian kalkulasi, biaya pemeliharaan dan perbaikan mesin, dll.
d. Penggolongan biaya berdasarkan jangka waktu manfaatnya
1)Pengeluaran Modal (Capital Expenditure), adalah pangeluaran yang manfaatnya dinikmati lebih dari satu periode akuntansi. Pengeluaran modal pada saat terjadinya dicatat sebagai aktiva dan dibebankan kepada periode-periode akuntansi selama usia manfaatnya dengan cara mengalokasikan sebagian dari harga perolehannya.
2)Pengeluaran Pendapatan (Revenue Expenditure) adalah pengeluaran yang manfaatnya hanya dinikmati dalam periode akuntansi saat terjadinya pengeluaran. Pengeluaran pendapatan pada periode terjadinya merupakan beban yang dipertemukan dengan penghasilan yang diperoleh pada periode yang bersangkutan.

           D. METODE PENGUMPULAN BIAYA PRODUKSI
1. Perusahaan yang membuat lebih dari satu jenis barang
2. Perusahaan yang membuat satu jenis barang

Sumber : Somantri, Hendi. 2007. Memahami AKUNTANSI SMK Seri D, Bandung : CV.ARMICO

 
Leave a comment

Posted by on November 8, 2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • About Me Comments Pictures
  •  
    %d bloggers like this: